:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2403214/original/073703500_1541661049-20181108_112910.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Kasatgas Nusantara Irjen Gatot Edi Pramono menyambangi Pondok Pesantren As-Syafiiyah Pondok Gede, Bekasi. Kedatangannya guna mensosialisasikan anti-berita hoaks dalam rangka mewujudkan pemilu dan pilpres aman, damai, dan sejuk.
"Ini kegiatan Satgas Nusantara, kita datang ke sini, dalam rangka mewujudkan Indonesia yang damai. Apalagi sekarang akan menuju tahun politik, banyak berita hoaks," ujar Gatot di lokasi, Kamis (8/11/2018).
Menurut Gatot, kedatangannya di Pesantren As-Syafiiyah sangat efektif untuk mensosialisasikan anti-berita hoaks. Apalagi, santri di pesantren tersebut kurang lebih berjumlah 3 ribu orang.
"Bayangkan kalau mereka menyampaikan pesan damai kepada keluarganya, tetangganya, saudaranya, untuk tidak cepat menerima berita yang ada, ini kan sudah meminimalisir. Karena kalau berita hoaks kita biarkan, ini bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata dia.
Menurut Gatot, siapa saja bisa menjadi alat untuk menyebarkan berita bohong. Tidak hanya remaja, tetapi juga mereka yang sudah dewasa.
Apalagi, berdasarkan data yang dia terima, sebanyak 170 juta jiwa di Tanah Air memiliki telepon genggam. Sebanyak 130 juta jiwa terhubung dengan internet. Penyebaran berita hoaks sangat mudah.
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2yXpaYx
No comments:
Post a Comment