:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2386662/original/076500900_1539848050-awkarin.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Di balik pembawaan yang selalu ceria dan tampak santai dalam menjalani hidup, Karin Novilda atau Awkarin ternyata pernah mengalami dua kali depresi.
Sisi kelam ini dibagikan influencer media sosial berumur 20 tahun tersebut di situs berbagi video belum lama ini.
"Dulu banget aku pernah kena mental depression (depresi). Long before Instagram thing, long before diputusin," kata Awkarin lewat video berjudul I Quit Instagram yang diunggah 22 Oktober 2018.
Karin merasa dirinya depresi ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat itu ia merasa cemas kehilangan sesuatu.
"Aku takut kehilangan sesuatu, enggak harus pacar, (bisa) sahabat, keluarga, intinya aku takut kehilangan sesuatu, momen, atau sesuatu yang aku punya. Dan itu aku laluin selama dua tahun," kata Awkarin menambahkan.
Saat itu, Karin tidak tahu harus melakukan apa. Dia tidak tahu bahwa penting untuk segera berkonsultasi ke psikolog atau berbagi cerita ke teman. Alhasil, kesehatan mentalnya makin parah. Ia pun malu menceritakan apa yang dirasakan kepada orangtua, apalagi teman.
Namun, ia berusaha bangkit, mencari cara agar tidak lagi terjebak dalam ketakutan itu. "Aku nonton motivational speech, baca-baca buku motivasi, sampai aku enggak depresi lagi. Dan, aku melalui itu sendiri," katanya.
Saksikan juga video menarik berikut:
Awkarin nampak terlihat di tengah deretan relawan gempa dan tsunami Palu. Ia bersama relawan lain ikut menyalurkan bantuan untuk korban bencana.
No comments:
Post a Comment