Pages

Wednesday, March 27, 2019

Mbak Tutut: Beri Kaum Muda Kesempatan Buktikan Kemampuan Mereka

Keputusan itu sempat diragukan. Mereka bertanya-tanya mengapa Mbak Tutut tidak memilih tenaga profesional yang lebih senior.

“Mungkin mereka lupa, bahwa tenaga-tenaga profesional itu dulunya juga berangkat dari anak muda yang tidak punya pengalaman,” kata Mbak Tutut.

Menurut Mbak Tutut, dirinya mengambil risiko dengan memberi kesempatan kepada kaum muda itu untuk menunjukkan identitas diri. Mereka dinilainya mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada.

“Saya tidak mau melihat generasi penerus kita itu hanya sebatas menjadi penonton keberhasilan senior-seniornya,” kata Mbak Tutut.

Menurut Mbak Tutut, proyek itu terbukti tidak hanya menghasilkan sepenggal jalan modern yang menggantung di atas tanah, tetapi mampu mengembangkan sikap baru bagi bangsa Indonesia.

“Akhirnya kita yakin bahwa tidak ada istilah ‘tidak mungkin’ atau ‘tidak bisa’,” kata Mbak Tutut.

Kini, Jalan Layang Tol Cawang-Tanjung Priok itu pun terbangun dengan mengadopsi teknologi beton karya cipta Ir Tjokorda Raka Sukawati. Terbukti hingga kini kondisinya masih kokoh, tegar menahan segala terpaan cuaca. 

Belakangan, kemampuan anak bangsa Indonesia dalam bidang konstruksi itu kemudian diakui di luar negeri. "Kami memenangkan tender pembuatan jalan toll di Malaysia (at grade) dan Filipina (elevated road),” kata Mbak Tutut.

Karena itu para senior diharapkan dapat memberi kesempatan seluas-luasnya agar mereka memperoleh kebebasan berfikir dan bertindak namun tetap bertanggung jawab.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Apakah Tommy Soeharto dan Partai Berkarya jadi momentum come back trah Cendana?

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2UYLTw4

No comments:

Post a Comment